Gambaran Kejadian Pernikahan Dini Di Desa Garung Kecamatan Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau

Sonia, Alda (2023) Gambaran Kejadian Pernikahan Dini Di Desa Garung Kecamatan Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau. [["eprint_typename_tugasakhir" not defined]] (Unpublished)

[img] Text
ALDA SONIA_LTA LENGKAP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Pernikahan dini merupakan masalah global. Indonesia menduduki urutan ke-37 didunia dengan kejadian pernikahan dini yang tinggi sekitar 34%. Kalimantan Tengah menempati urutan ketiga dan Desa Garung merupakan salah satu desa di Kabupaten Pulang Pisau yang masyarakatnya sudah tidak asing dengan pernikahan dini masih belum diketahui jumlah angka kejadian pernikahan usia dini di Desa Garung. Tujuan : Untuk mengetahui gambaran kejadian pernikahan dini di Desa Garung, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau. Metode : Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif populasi pada penelitian ini perempuan yang sudah/pernah menikah dibawah umur di Desa Garung pada tahun 2019 sampai 2022. Menggunakan sampel jenuh sebanyak 32 orang. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukan wanita yang sudah atau pernah menikah pada usia dini di Desa Garung pada remaja akhir 29 orang (90,6%), pengetahuan tentang pernikahan dini dengan pengetahuan kurang 13 orang (40,6%), pengetahuan cukup 13 orang (40,6%), pendidikan menengah 22 orang (69%), tidak bekerja 27 orang (84,4%), ada budaya 18 orang (56%), pendidikan orang tua berpendidikan dasar 30 orang (94%), pendapatan orang tua < Rp.3.223.402,32 orang (100%). Kesimpulan dan Saran : Berdasarkan hasil penelitian sebaiknya petugas kesehatan dapat meningkatkan upaya promotif kepada masyarakat khususnya remaja untuk meningkatkan pengetahuan tentang pernikahan dini sehingga dapat menurunkan angka kejadian pernikahan usia dini. Abstract Background : Early marriage is a global problem. Indonesia ranks 37th in the world with a high incidence of early marriage of around 34%. Central Kalimantan ranks third and Garung Village is one of the villages in Pulang Pisau Regency where the people are familiar with early marriage and the number of incidents of early marriage in Garung Village is unknown. Objective : To find out the description of the incidence of early marriage in Garung Village, Jabiren Raya District, Pulang Pisau Regency Methods : This type of research uses a descriptive method, the population in this study is women who have been married underage in Garung Village from 2019 to 2022. Using a saturated sample of 32 people. Research results : The results showed that there were 29 women who had married at an early age in Garung Village in their late teens (90.6%), knowledge about early marriage with less knowledge 13 people (40.6%), sufficient knowledge of 13 people (40.6%) ), secondary education 22 people (69%), unemployed 27 people (84.4%), there is a culture 18 people (56%), parents have basic education 30 people (94%), parents income < IDR 3,223 .402.32 people (100%). Conclusions and Suggestions : Based on the research results, health workers should be able to increase promotive efforts for the community, especially adolescents, to increase knowledge about early marriage so that it can reduce the incidence of early marriage.

Item Type: ["eprint_typename_tugasakhir" not defined]
Uncontrolled Keywords: Penikahan dini, usia, pendidikan, budaya, pekerjaan
Subjects: 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1117 Public Health and Health Services > 111714 Mental Health
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1117 Public Health and Health Services
Divisions: Jurusan Kebidanan > Program Studi Diploma III Kebidanan
Depositing User: Alda Sonia
Date Deposited: 24 Oct 2023 08:49
Last Modified: 24 Oct 2023 08:49
URI: http://repo.polkesraya.ac.id/id/eprint/2889

Actions (login required)

View Item View Item