Fika, Fika (2026) Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada baduta usia 6-24 bulan di Pustu Olung Hanangan. Skripsi thesis, Poltekkes kemenkes Palangka Raya.
|
|
Text
SKRIPSI_FIKA_LENGKAP (2).pdf Restricted to Repository staff only 🔍 Baca Disini | Request a copy |
|
|
Text
SKRIPSI_FIKA_BAB 1-BAB 3 (2).pdf Restricted to Registered users only 🔍 Baca Disini | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang : Stunting masih menjadi salah satu kendala utama dalam bidang Kesehatan yang dihadapi oleh negara berkembang termasuk Indonesia (Wati, 2022). Menurut WHO stunting merupakan salah satu bentuk gizi kurang yang ditandai dengan kurangnya Tinggi Badan menurut indikator Umur (TB/U) sesuai usianya yang diukur berdasarkan standar deviasi dengan referensi (WHO, 2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada baduta meliputi riwayat ASI Eksklusif, Berat Badan Lahir, tinggi badan, pendidikan dan pekerjaan juga berperan penting dalam menentukan status gizi baduta. Tujuan : Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada baduta usia 6-24 bulan di Pustu Olung Hanangan. Metode : Penelitian ini menggunakan cross-sectional, dengan populasi dan sampel sebanyak 38 baduta. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner, pengolahan data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil : Ada hubungan antara Asi Eksklusif nilai p-value 0,032, Berat Badan Lahir nilai p-value 0,028, pendidikan ibu nilai p-value 0,028, tidak ada hubungan antara tinggi badan nilai p-value 0,624 dan pekerjaan nilai p-value 1,00. Diskusi : terdapat hubungan antara ASI Eksklusif, Berat Badan Lahir, Pendidikan ibu, Serta Tidak terdapat hubungan antara Tinggi Badan Ibu, Pekerjaan Ibu dengan kejadian Stunting pada Baduta usia 6-24 bulan di Pustu Olung Hanangan. Kata Kunci : Stunting, Baduta, Faktor-faktor Background : Stunting remains a major health challenge faced by developing countries, including Indonesia (Wati, 2022). According to the WHO, stunting is a form of malnutrition characterized by a lack of height-for-age (H/U) indicators for age, measured based on the standard deviation with a reference (WHO, 2024). Factors associated with stunting in children under five include a history of exclusive breastfeeding, birth weight, height, education, and occupation, which also play an important role in determining the nutritional status of children under five. Objective : To determine the factors associated with stunting in children aged 6-24 months at the Olung Hanangan Community Health Center. Method : This study was cross-sectional, with a population and sample of 38 children. The instrument used was a questionnaire, and data were processed using univariate and bivariate analyses with the chi-square test. Results : There was a relationship between exclusive breastfeeding (p-value 0.032), birth weight (p-value 0.028), maternal education (p-value 0.028), and no relationship between height (p-value 0.624), and occupation (p-value 1.00). Discussion : There was a relationship between exclusive breastfeeding, birth weight, maternal education, and no relationship between maternal height and occupation with stunting in children aged 6-24 months at the Olung Hanangan Community Health Center. Keywords: Stunting, Toddlers, Factors
| Item Type: | Laporan Tugas Akhir / Karya Tulis Ilmiah / Laporan Praktek Asuhan Kebidanan (stase 9) / Skripsi / Tesis / Disertasi (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Stunting, Baduta, Faktor-faktor |
| Subjects: | 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing > 111006 Midwifery |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > Program Studi Diploma IV Kebidanan |
| Depositing User: | Mahasiswa STR Kebidanan |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 03:17 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 03:17 |
| URI: | http://repo.polkesraya.ac.id/id/eprint/3464 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
