Repository Poltekkes Kemenkes Palangka Raya

Menyimpan dan mempublikasikan karya ilmiah civitas akademika Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.

Cari Koleksi

Pencarian Lanjutan

priana, agus (2026) Determinan kejadian anemia pada rematri di SMAN 7 Palangka Raya Kecamatan Rakumpit. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.

[img] Text
SKRIPSI AGUS PRIANA.pdf
Restricted to Repository staff only

🔍 Baca Disini | Request a copy
[img] Text
SKRIPSI AGUS PRIANA 1-3.pdf
Restricted to Registered users only

🔍 Baca Disini | Request a copy

Abstract

Latar Belakang : Remaja putri (Rematri) pada masa pubertas sangat berisiko mengalami anemia gizi besi. Anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah atau konsentrasi pengangkut oksigen dalam darah (hemoglobin) tidak mencukupi kebutuhan fisiologis (Siti Uswatun 2021). Rematri menderita anemia bila kadar hemoglobin darah menunjukkan nilai kurang dari 12 gr/dl. Gejala yang sering ditemui pada remantri adalah 5 L (Lesu, Letih, Lemah, Lelah, Lalai), disertai sakit kepala dan pusing, mata berkunang-kunang, mudah mengantuk, cepat capai serta sulit konsentrasi. Tujuan : Mengetahui Determinan Kejadian aAnemia Pada Rematri di SMAN 7 Palangka Raya Kecamatan Rakumpit Metode : Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan metode deskriftif korelasi. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini Total Sampling dan Uji analisis yang digunakan adalah uji Chi-Square Hasil : Hasil penelitian menunjukan Karateristik responden menunjukan bahwa berdasarkan kadar HB mengalami anemia sebesar 54.3%, memiliki pola makan yang baik sebesar 57.1%, tidak patuh dalam mengkonsumsin tablet Fe sebesar 57.1%,mengalami siklus haid yang tidak normal sebesar 51.4%, mengalami jumlah perdarahan haid yang tidak normal sebesar 51.4% Kesimpulan : Ada hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada Rematri di SMAN 7 Palangka Raya Kecamatan Rakumpit dengan nilai p-value 0,008 (p<0,05), ada hubungan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada Rematri di SMAN 7 Palangka Raya Kecamatan Rakumpit dengan nilai p-value 0,005 (p<0,05), ada hubungan siklus haid dengan kejadian anemia pada Rematri di SMAN 7 Palangka Raya Kecamatan Rakumpit dengan nilai p-value 0,004 (p<0,05) dan ada hubungan jumlah perdarahan haid dengan kejadian anemia pada Rematri di SMAN 7 Palangka Raya Kecamatan Rakumpit dengan nilai p-value 0,004 (p<0,05) Kata Kunci : Anemia, Pola Makan, Tablet Fe, Siklus Haid, Jumlah Perdarahan Background : Adolescent girls (rematri) during puberty are at high risk of iron deficiency anemia. Anemia is a condition in which the number of red blood cells or the concentration of oxygen-carrying hemoglobin in the blood is insufficient to meet physiological needs (Siti Uswatun 2021). Rematri suffer from anemia when their hemoglobin level is less than 12 g/dL. Common symptoms in remantri include 5L (lethargy, fatigue, weakness, tiredness, and inattention), accompanied by headaches and dizziness, blurred vision, drowsiness, fatigue, and difficulty concentrating. Objective : To determine the determinants of anemia in adolescent girls at SMAN 7 Palangka Raya, Rakumpit District. Method : This research used a quantitative method with a descriptive correlation method. The sampling technique used in this study was total sampling, and the chi-square test was used for analysis. Results : The results showed that based on Hb levels, 54.3% of respondents were anemic, 57.1% had a good diet, 57.1% were non-compliant in consuming iron tablets, 51.4% experienced an irregular menstrual cycle, and 51.4% experienced an abnormal menstrual bleeding. Conclusion : There is a relationship between dietary patterns and the incidence of anemia in adolescent girls at SMAN 7 Palangka Raya, Rakumpit District, with a p-value of 0.008 (p<0.05). There is a relationship between iron tablet consumption and the incidence of anemia in adolescent girls at SMAN 7 Palangka Raya, Rakumpit District, with a p-value of 0.005 (p<0.05). There is a relationship between the menstrual cycle and the incidence of anemia in adolescent girls at SMAN 7 Palangka Raya, Rakumpit District, with a p-value of 0.004. (p<0.05) and there was a correlation between the amount of menstrual bleeding and the incidence of anemia in adolescent girls at SMAN 7 Palangka Raya, Rakumpit District, with a p-value of 0.004 (p<0.05). Keywords: Anemia, Diet, Iron Tablets, Menstrual Cycle, Amount of Bleeding

Item Type: Laporan Tugas Akhir / Karya Tulis Ilmiah / Laporan Praktek Asuhan Kebidanan (stase 9) / Skripsi / Tesis / Disertasi (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Anemia, Pola Makan, Tablet Fe, Siklus Haid, Jumlah Perdarahan
Subjects: 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing > 111009 Nursing Research
Divisions: Jurusan Kebidanan > Program Studi Diploma IV Kebidanan
Depositing User: Mahasiswa STR Kebidanan
Date Deposited: 13 Jul 2026 07:04
Last Modified: 13 Jul 2026 07:04
URI: http://repo.polkesraya.ac.id/id/eprint/3528

Actions (login required)

View Item View Item