Ayu, Febiola (2026) Studi kasus asuhan keperawatan pada pasien intracerebral hemorrhage (ICH) dengan risiko perfusi serebral tidak efektif di ruang topaz RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.
|
|
Text
Karya Tulis Ilmiah_Ayu Febiola_Lengkap (1).pdf Restricted to Repository staff only 🔍 Baca Disini | Request a copy |
|
|
Text
Karya Tulis Ilmiah_Ayu Febiola_Bab 1-Bab 3.pdf Restricted to Registered users only 🔍 Baca Disini | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Intracerebral Hemorrhage (ICH) adalah jenis stroke hemoragik yang disebabkan oleh perdarahan yang terjadi di dalam parenkim otak dan dapat menyebabkan gangguan neurologis. Penyebab utama terjadinya ICH yaitu hipertensi, yang dapat melemahkan arteri di otak dan membuatnya pecah. Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengindentifikasi masalah keperawatan pada pasien Intracerebral Hemorrhage (ICH) melalui proses pengkajian, penetapan diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Metode penelitian: Studi kasus deskriptif pada pasien Intracerebral Hemorrhage (ICH) di Ruang Topaz RSUD dr.H.Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Pengambilan data dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, yaitu pada tanggal 24-26 Februari 2026, melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi rekam medis. Hasil penelitian: Diagnosis ditegakkan yaitu risiko perfusi serebral tidak efektif berhubungan dengan peningkatan tekanan intrakranial. Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama tiga hari, pasien menunjukkan kondisi neurologis yang stabil dengan GCS 15 (E4V5M6), tekanan darah lebih terkontrol, keluhan pusing dan lemas berkurang, serta tidak ditemukan tanda peningkatan tekanan intrakranial maupun penurunan perfusi serebral. Tujuan keperawatan tercapai melalui penerapan intervensi pemantauan neurologis, pengendalian tekanan darah, pemberian posisi head-up 30°, dan kolaborasi terapi antihipertensi. Kesimpulan: Penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan diagnosis risiko perfusi serebral tidak efektif melalui pemantauan neurologis, pengendalian tekanan darah, pemberian posisi head-up 30°, dan kolaborasi terapi efektif mempertahankan perfusi serebral serta mencegah terjadinya komplikasi neurologis selama masa perawatan. Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, Intracerebral Hemorrhage (ICH), Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif Background: Intracerebral Hemorrhage (ICH) is a type of hemorrhagic stroke caused by bleeding within the brain parenchyma, which can result in neurological impairment. The primary cause of ICH is hypertension, which weakens the cerebral arteries and increases the risk of rupture. Objective: This study aimed to identify nursing problems in patients with Intracerebral Hemorrhage (ICH) through the nursing process, including assessment, nursing diagnosis, planning, implementation, and evaluation. Methods: This descriptive case study was conducted on a patient with Intracerebral Hemorrhage (ICH) in the Topaz Ward of Dr. H. Moch. Ansari Saleh Regional General Hospital, Banjarmasin. Data were collected over three consecutive days, from February 24 to 26, 2026, through interviews, observation, physical examination, and medical record documentation. Results: The nursing diagnosis established was Risk for Ineffective Cerebral Tissue Perfusion related to increased intracranial pressure. After three days of nursing care, the patient demonstrated stable neurological status with a Glasgow Coma Scale (GCS) score of 15 (E4V5M6), better-controlled blood pressure, reduced complaints of dizziness and weakness, and no signs of increased intracranial pressure or impaired cerebral perfusion. The nursing goals were achieved through neurological monitoring, blood pressure management, maintaining the patient in a 30° head-up position, and collaboration in administering antihypertensive therapy. Conclusion: The implementation of nursing care for a patient diagnosed with Risk for Ineffective Cerebral Tissue Perfusion, including neurological monitoring, blood pressure management, maintaining a 30° head-up position, and collaborative therapy, was effective in maintaining cerebral perfusion and preventing neurological complications during hospitalization. Keywords: Nursing Care, Intracerebral Hemorrhage (ICH), Risk for Ineffective Cerebral Tissue Perfusion.
| Item Type: | Laporan Tugas Akhir / Karya Tulis Ilmiah / Laporan Praktek Asuhan Kebidanan (stase 9) / Skripsi / Tesis / Disertasi (Karya Tulis Ilmiah) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, Intracerebral Hemorrhage (ICH), Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif |
| Subjects: | 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing > 111008 Nursing Practical 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing > 111009 Nursing Research 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi Diploma III Keperawatan |
| Depositing User: | Mahasiswa D3 Keperawatan |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 02:46 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 02:46 |
| URI: | http://repo.polkesraya.ac.id/id/eprint/3838 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
