Repository Poltekkes Kemenkes Palangka Raya

Menyimpan dan mempublikasikan karya ilmiah civitas akademika Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.

Cari Koleksi

Pencarian Lanjutan

Yavana, Adelia Amareta Sri (2026) Asuhan keperawatan gangguan mobilitas fisik pada Ny. R dengan intracerebral hemorrhage di Ruang Seruni RSUD Ulin Banjarmasin. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.

[img] Text
Karya Tulis Ilmiah_Adelia Amareta_Lengkap.pdf
Restricted to Repository staff only

🔍 Baca Disini | Request a copy
[img] Text
Karya Tulis Ilmiah_Adelia Amareta_Bab 1- Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

🔍 Baca Disini | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Intracerebral Hemorrhage merupakan salah satu jenis stroke hemoragik yang terjadi akibat perdarahan pada jaringan otak. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai gangguan neurologis, salah satunya gangguan mobilitas fisik yang berdampak pada kemampuan pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Asuhan keperawatan yang tepat diperlukan untuk membantu meningkatkan kemampuan mobilisasi dan mencegah komplikasi akibat imobilisasi. Tujuan Penelitian: Mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan pada pasien Intracerebral Hemorrhage dengan gangguan mobilitas fisik di Ruang Seruni RSUD Ulin Banjarmasin. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah satu pasien dengan diagnosis medis Intracerebral Hemorrhage yang mengalami gangguan mobilitas fisik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi medis, dan catatan keperawatan. Hasil Penelitian: Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami kelemahan ekstremitas, keterbatasan rentang gerak, penurunan kekuatan otot, dan ketergantungan dalam aktivitas sehari-hari. Diagnosis keperawatan utama yang ditegakkan adalah gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan gangguan neuromuskular. Intervensi keperawatan yang diberikan meliputi pemantauan kemampuan mobilisasi, latihan rentang gerak (Range of Motion/ROM), perubahan posisi secara berkala, edukasi kepada keluarga, serta kolaborasi dengan tim rehabilitasi medis. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama masa perawatan, terjadi peningkatan kemampuan mobilisasi dan kekuatan otot pasien secara bertahap. Kesimpulan: Penerapan asuhan keperawatan secara komprehensif pada pasien Intracerebral Hemorrhage dengan gangguan mobilitas fisik dapat membantu meningkatkan kemampuan mobilisasi, mempertahankan fungsi fisik, dan mencegah terjadinya komplikasi akibat imobilisasi. Kata Kunci: Intracerebral Hemorrhage , Asuhan Keperawatan, Gangguan Mobilitas Fisik, Stroke Hemoragik. Background: Intracerebral hemorrhage is a type of hemorrhagic stroke that occurs due to bleeding in the brain tissue. This condition can cause various neurological disorders, one of which is impaired physical mobility, which impacts the patient's ability to perform daily activities. Appropriate nursing care is needed to help improve mobility and prevent complications from immobilization. Objective: To describe the implementation of nursing care for patients with intracerebral hemorrhage with impaired physical mobility in the Seruni Ward of Ulin Regional Hospital, Banjarmasin. Methods: This study used a case study method with a nursing process approach, including assessment, nursing diagnosis, planning, implementation, and evaluation. The study subject was one patient with a medical diagnosis of intracerebral hemorrhage who experienced impaired physical mobility. Data were collected through interviews, observation, physical examination, medical documentation, and nursing notes. Results: The assessment results showed that the patient experienced extremity weakness, limited range of motion, decreased muscle strength, and dependence in daily activities. The primary nursing diagnosis was impaired physical mobility related to neuromuscular disorders. Nursing interventions provided included monitoring mobility skills, range of motion (ROM) exercises, regular position changes, family education, and collaboration with the medical rehabilitation team. Following nursing interventions during the treatment period, the patient's mobility skills and muscle strength gradually improved. Conclusion: Implementing comprehensive nursing care for patients with intracerebral hemorrhage with impaired physical mobility can help improve mobility, maintain physical function, and prevent complications from immobilization. Keywords: Intracerebral Hemorrhage, Nursing Care, Impaired Physical Mobility, Hemorrhagic Stroke.

Item Type: Laporan Tugas Akhir / Karya Tulis Ilmiah / Laporan Praktek Asuhan Kebidanan (stase 9) / Skripsi / Tesis / Disertasi (Karya Tulis Ilmiah)
Uncontrolled Keywords: Intracerebral Hemorrhage , Asuhan Keperawatan, Gangguan Mobilitas Fisik, Stroke Hemoragik.
Subjects: 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing > 111007 Nursing Theory
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing > 111008 Nursing Practical
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing > 111009 Nursing Research
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing > 111011 Nursing Specialties
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi Diploma III Keperawatan
Depositing User: Mahasiswa D3 Keperawatan
Date Deposited: 10 Aug 2026 04:19
Last Modified: 10 Aug 2026 04:19
URI: http://repo.polkesraya.ac.id/id/eprint/3885

Actions (login required)

View Item View Item