Repository Poltekkes Kemenkes Palangka Raya

Menyimpan dan mempublikasikan karya ilmiah civitas akademika Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.

Cari Koleksi

Pencarian Lanjutan

Maya, Indra (2026) Determinan rendahnya kunjungan ANC K6 pada ibu hamil di Puskesmas Menteng Kota Palangka Raya. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.

[img] Text
Skripsi IM.pdf
Restricted to Repository staff only

🔍 Baca Disini | Request a copy

Abstract

Latar Belakang : Kunjungan Pelayanan Antenatal K6 (ANC K6) merupakan standar pelayanan minimal bagi ibu hamil yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, dengan tujuan untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan janin, melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan komplikasi, serta mencegah terjadinya risiko selama kehamilan. Namun demikian, cakupan kunjungan ANC K6 di wilayah kerja Puskesmas Menteng, Kota Palangkaraya masih belum mencapai target yang ditetapkan. Tujuan : Mengetahui determinan rendahnya kunjungan ANC K6 pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Menteng Kota Palangkaraya. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang seharusnya melakukan pemeriksaan ANC K6 di wilayah kerja Puskesmas Menteng Kota Palangka Raya. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III dengan usia kehamilan 38–42 minggu yang memenuhi kriteria inklusi dan seharusnya telah melakukan kunjungan ANC K6 selama periode penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur serta data sekunder dari buku KIA dan register pelayanan puskesmas. Variabel independen meliputi umur, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan sikap, sedangkan variabel dependen adalah kunjungan ANC K6. Analisis data dilakukan secara bivariat dengan uji statistik yang sesuai. Hasil : Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh variabel independen memiliki nilai p-value < 0,05, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara umur, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan sikap dengan kunjungan ANC K6 pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Menteng Kota Palangkaraya. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara umur, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dan sikap dengan rendahnya kunjungan ANC K6. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi dan penyuluhan kepada ibu hamil guna meningkatkan kepatuhan dalam melakukan kunjungan ANC K6. Background : Antenatal Care (ANC) K6 visits are a minimum service standard for pregnant women in accordance with Ministry of Health policy, aimed at monitoring maternal and fetal health, early detection of complications, and prevention of pregnancy risks. However, the coverage of ANC K6 visits in the working area of Puskesmas Menteng, Palangkaraya has not yet reached the established target. Objective : To determine the determinants of low ANC K6 visits among pregnant women in the working area of Puskesmas Menteng, Palangkaraya. Methods : This study was a quantitative study with an analytical observational design using a cross-sectional approach. The population in this study were all pregnant women who should have undergone ANC K6 visits in the working area of Puskesmas Menteng, Palangkaraya. The sample consisted of third-trimester pregnant women with a gestational age of 38–42 weeks who met the inclusion criteria and should have completed ANC K6 visits during the study period. Data were collected using structured questionnaires and secondary data from Maternal and Child Health (MCH) books and health center registers. The independent variables included age, education, occupation, knowledge, and attitude, while the dependent variable was low ANC K6 visits. Data were analyzed using bivariate analysis with appropriate statistical tests. Results : The results showed that all independent variables had p-values < 0.05, indicating significant relationships between age, education, occupation, knowledge, and attitude with low ANC K6 visits among pregnant women in the working area of Puskesmas Menteng, Palangkaraya. Conclusion : There are significant relationships between age, education, occupation, knowledge, and attitude with low ANC K6 visits. It is recommended that health workers improve education and counseling for pregnant women to increase compliance with ANC K6 visits.

Item Type: Laporan Tugas Akhir / Karya Tulis Ilmiah / Laporan Praktek Asuhan Kebidanan (stase 9) / Skripsi / Tesis / Disertasi (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: ANC K6, ibu hamil, determinan, kunjungan ANC ANC K6, pregnant women, determinants, low ANC visits
Subjects: 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing > 111006 Midwifery
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1117 Public Health and Health Services > 111707 Family Care
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1117 Public Health and Health Services > 111710 Health Counselling
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1117 Public Health and Health Services > 111717 Primary Health Care
Divisions: Jurusan Kebidanan > Program Studi Diploma IV Kebidanan
Depositing User: Mahasiswa STR Kebidanan
Date Deposited: 13 May 2026 01:59
Last Modified: 13 May 2026 01:59
URI: http://repo.polkesraya.ac.id/id/eprint/3408

Actions (login required)

View Item View Item