Repository Poltekkes Kemenkes Palangka Raya

Menyimpan dan mempublikasikan karya ilmiah civitas akademika Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.

Cari Koleksi

Pencarian Lanjutan

Putri, Aisya Clorinda (2025) Hubungan dukungan suami dengan tingkat kecemasan pada ibu nifas di Ruang Cempaka (Nifas) RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.

[img] Text
Skripsi_Aisya Clorinda Putri_Lengkap.pdf
Restricted to Repository staff only

🔍 Baca Disini | Request a copy
[img] Text
Skripsi_Aisya Clorinda Putri_Bab 1-Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

🔍 Baca Disini | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Masa nifas merupakan periode kritis yang rentan menimbulkan kecemasan dan depresi postpartum akibat perubahan fisik, psikologis, serta kurangnya dukungan, terutama dari suami, yang dapat berdampak negatif pada kesejahteraan ibu dan perkembangan bayi (Amandya et al., 2021). Prevalensi depresi pascamelahirkan di Indonesia dilaporkan tinggi, mencapai 50–70% pada tahun 2024 (Suharyati, 2024), bahkan 57% ibu mengalami “baby blues” (BKKBN, 2024). Kurangnya dukungan suami terbukti berperan besar dalam peningkatan kecemasan ibu, sedangkan keterlibatan aktif suami secara emosional dan praktis mampu menurunkan risiko tersebut (Novita et al., 2023). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami dengan tingkat kecemasan pada ibu nifas di Ruang Cempaka (Nifas) RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan jumlah responden sebanyak 56 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan tingkat kecemasan ibu nifas (p-value = 0,000) ≤ 0,05. Sebagian besar ibu nifas dalam penelitian ini berusia 20–35 tahun (42,9%), Berdasarkan hasil penelitian di Ruang Cempaka RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar ibu nifas mengalami kecemasan (53,6%) dan memperoleh dukungan suami yang kurang (60,7%), dengan mayoritas berada pada usia 20–35 tahun (42,9%), berpendidikan perguruan tinggi (42,9%), tidak bekerja (51,8%), merupakan primipara (58,9%), menjalani persalinan sectio caesarea (55,4%), serta belum mengalami pengeluaran ASI (66,1%). Diskusi : Terdapat hubungan antara dukungan suami dengan tingkat kecemasan ibu nifas Kata Kunci: Kecemasan, Ibu Nifas, Dukungan Suami, Postpartum, Psikologis Background: The postpartum period is a critical period prone to elicit postpartum anxiety and depression as a result of physical, psychological changes, as well as lack of support, especially from husbands, which can negatively impact maternal well-being and infant development (Amandya et al., 2021). The prevalence of postpartum depression in Indonesia is reported to be high, reaching 50–70% by 2024 ( Suharyati, 2024 ), with even 57% of mothers experiencing “baby blues” ( BKKBN, 2024 ). Lack of husband support was shown to play a major role in increased maternal anxiety, whereas husband’s emotionally and practically active involvement was able to decrease such risk ( Novita et al., 2023 ). Objectives: This study aimed to find out the relationship between husband support and anxiety level in postpartum mothers in Cempaka (Postpartum) Ward of dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Methods: This study used a quantitative method with a cross-sectional design. The sampling technique was conducted in total sampling with a total of 56 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. Results: The results of bivariate analysis using Chi-Square test showed there was a significant association between husband’s support and postpartum mother’s anxiety level (p-value = 0.000) ≤ 0.05. Most of the postpartum mothers in this study were aged 20–35 years (42.9%). Doris Sylvanus Palangka Raya, it can be concluded that most postpartum mothers experience anxiety (53.6%) and receive less support from their husbands (60.7%), with the majority being in the age of 20–35 years (42.9%), college educated (42.9%), unemployed (51.8%), pregnant (58.9%), caesarean section (55.4%), and have not experienced breastfeeding (66.1%). Discussion : There was an association between husband’s support and postpartum mothers’ level of anxiety Keywords: Anxiety, Postpartum, Husband support, Postpartum, Psychological

Item Type: Laporan Tugas Akhir / Karya Tulis Ilmiah / Laporan Praktek Asuhan Kebidanan (stase 9) / Skripsi / Tesis / Disertasi (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kecemasan, Ibu Nifas, Dukungan Suami, Postpartum, Psikologis
Subjects: 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1110 Nursing > 111006 Midwifery
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1114 Paediatrics and Reproductive Medicine
Divisions: Jurusan Kebidanan > Program Studi Diploma IV Kebidanan
Depositing User: Mahasiswa STR Kebidanan
Date Deposited: 10 Sep 2026 04:04
Last Modified: 11 Sep 2026 01:13
URI: http://repo.polkesraya.ac.id/id/eprint/3954

Actions (login required)

View Item View Item