Repository Poltekkes Kemenkes Palangka Raya

Menyimpan dan mempublikasikan karya ilmiah civitas akademika Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.

Cari Koleksi

Pencarian Lanjutan

Sudarwati, Reni (2026) Determinan status gizi balita 0-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sebangau Kabupaten Pulang Pisau. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Palangka Raya.

[img] Text
Reni Sudarwati_RPL XI.pdf
Restricted to Repository staff only

🔍 Baca Disini | Request a copy
[img] Text
Cover, Abstrak, Daftar Isi, Bab 1, Bab 2, Bab 3, dan Daftar Pustaka_Reni Sudarwati.pdf
Restricted to Registered users only

🔍 Baca Disini | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Status gizi merupakan salah satu indikator penting dalam menentukan kesehatan dan tumbuh kembang balita. Masalah gizi pada balita dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor anak maupun faktor ibu, seperti usia balita, riwayat penyakit infeksi, pendidikan ibu, pengetahuan ibu, dan pola asuh. Status gizi yang tidak optimal dapat berdampak terhadap pertumbuhan, perkembangan, daya tahan tubuh, serta kualitas hidup anak. Oleh karena itu, identifikasi determinan yang berhubungan dengan status gizi balita penting dilakukan sebagai dasar dalam upaya pencegahan dan penanganan masalah gizi. Tujuan: Mengetahui determinan yang berhubungan dengan status gizi balita usia 0-59 bulan di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sebangau Kabupaten Pulang Pisau. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah balita usia 0-59 bulan di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sebangau dengan jumlah 219 balita. Sampel penelitian berjumlah 140 balita yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Status gizi balita dinilai berdasarkan indeks berat badan menurut umur (BB/U), sedangkan data usia balita, riwayat penyakit infeksi, pendidikan ibu, pengetahuan ibu, dan pola asuh ibu diperoleh melalui kuesioner dan pengukuran. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 140 balita, sebagian besar memiliki status gizi normal berdasarkan indeks BB/U yaitu sebanyak 113 balita (80,7%), sedangkan 27 balita (19,3%) memiliki status gizi tidak normal. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara usia balita dengan status gizi berdasarkan BB/U dengan p-value 0,045 (p<0,05). Sementara itu, tidak terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat penyakit infeksi dengan status gizi (p-value 0,219), pendidikan ibu (p-value 0,155), pengetahuan ibu (pvalue 0,855), dan pola asuh ibu (p-value 0,220). Kesimpulan: Sebagian besar balita di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sebangau memiliki status gizi normal berdasarkan indeks BB/U. Usia balita merupakan determinan yang berhubungan secara signifikan dengan status gizi balita, sedangkan riwayat penyakit infeksi, pendidikan ibu, pengetahuan ibu, dan pola asuh ibu tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Pemantauan pertumbuhan dan status gizi perlu dilakukan secara rutin pada seluruh kelompok usia balita, terutama pada kelompok usia 37-59 bulan yang memiliki proporsi status gizi tidak normal lebih tinggi. Kata kunci: Determinan, Status Gizi, Balita, Usia, BB/U Background: Nutritional status is an important indicator of the health and growth and development of children under five years of age. Nutritional problems among children may be influenced by various factors, including child-related and maternal factors, such as the child's age, history of infectious diseases, maternal education, maternal knowledge, and parenting practices. Suboptimal nutritional status may affect children's growth, development, immune system, and quality of life. Therefore, identifying the determinants associated with children's nutritional status is essential as a basis for preventing and addressing nutritional problems. Objective: To determine the factors associated with the nutritional status of children aged 0–59 months in the working area of Sebangau Public Health Center, Pulang Pisau Regency. Methods: This study employed a quantitative method with a cross-sectional design. The study population consisted of 219 children aged 0–59 months in the working area of Sebangau Public Health Center. The sample consisted of 140 children selected based on inclusion and exclusion criteria. Children's nutritional status was assessed using the weight-for-age (WFA) index, while data on the child's age, history of infectious diseases, maternal education, maternal knowledge, and maternal parenting practices were collected using questionnaires and measurements. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the Chi-Square test. Results: The results showed that among 140 children, the majority had normal nutritional status based on the WFA index, comprising 113 children (80.7%), while 27 children (19.3%) had abnormal nutritional status. The Chi-Square test showed a significant association between the child's age and nutritional status based on the WFA index, with a p-value of 0.045 (p<0.05). Meanwhile, there were no significant associations between a history of infectious diseases and nutritional status (pvalue=0.219), maternal education (p-value=0.155), maternal knowledge (pvalue=0.855), and maternal parenting practices (p-value=0.220). Conclusion: The majority of children in the working area of Sebangau Public Health Center had normal nutritional status based on the WFA index. The child's age was significantly associated with nutritional status, whereas a history of infectious diseases, maternal education, maternal knowledge, and maternal parenting practices were not significantly associated with nutritional status. Regular monitoring of children's growth and nutritional status is necessary across all age groups, particularly among children aged 37–59 months, who had a higher proportion of abnormal nutritional status. Keywords: Determinants, Nutritional Status, Children Under Five, Age, Weightfor-Age (WFA)

Item Type: Laporan Tugas Akhir / Karya Tulis Ilmiah / Laporan Praktek Asuhan Kebidanan (stase 9) / Skripsi / Tesis / Disertasi (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Determinan, Status Gizi, Balita, Usia, BB/U
Subjects: 11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1111 Nutrition and Dietetics > 111104 Public Nutrition Intervention
11 MEDICAL AND HEALTH SCIENCES > 1111 Nutrition and Dietetics
Divisions: Jurusan Kebidanan > Program Studi Diploma IV Kebidanan
Depositing User: Mahasiswa STR Kebidanan
Date Deposited: 06 Aug 2026 02:57
Last Modified: 06 Aug 2026 02:57
URI: http://repo.polkesraya.ac.id/id/eprint/3843

Actions (login required)

View Item View Item